Tag : installasi

Contoh Select Query MySql di PHP

Sekian lama berkutat dengan PHP framework dan Database kemarin ada yang tanya tentang php basic, lha ndelalah malah lupa cara bikin koneksi ke database. akhirnya cari-cari dan ketemu di tempat mas kurniawan.

{code type=php}
$host = “localhost”;
$user = “…”; # masukkan nama user database yang sebenarnya di sini
$pass = “…”; # masukkan password database yang sebenarnya di sini
$db = “test”; # masukkan nama database yang sebenarnya di sini

# pertama, konek. nama variabel $conn di sini singkatan dari
# “connection” (tentu saja anda bebas memakai nama lain)
$conn = mysql_connect($host, $user, $pass) or
die(“Gagal melakukan koneksi ke database!”);

# kedua, pilih DB. argumen kedua $conn umumnya tidak perlu disebutkan
# lagi kecuali jika ada lebih dari satu koneksi yang anda lakukan
mysql_select_db($db, $conn) or
die(“Gagal memilih database $db: “.mysql_error());

# ketiga, lakukan query. nama variabel $res di sini singkatan dari
# “result” (tentu saja anda bebas memakai nama lain). argumen kedua
# $conn umumnya tidak perlu disebutkan lagi kecuali jika ada lebih
# dari satu koneksi yang aktif
$res = mysql_query(“SELECT * FROM orang”, $conn) or
die(“Gagal query: “.mysql_error($conn));

# keempat, ambil baris-baris hasil
$rows = array();
while ($row = mysql_fetch_assoc($res)) $rows[] = $row;

# terakhir, tampilkan (atau proses hasil, dsb)
print_r($rows);
{/code}

atau

{code type=php}
$host = “:/tmp/mysql413.sock”;
$user = “root”; # masukkan nama user database yang sebenarnya di sini
$pass = “”; # masukkan password database yang sebenarnya di sini
$db = “test”; # masukkan nama database yang sebenarnya di sini

# pertama, konek. nama variabel $conn di sini singkatan dari
# “connection” (tentu saja anda bebas memakai nama lain)
$conn = mysql_connect($host, $user, $pass) or
die(“Gagal konek!”);

# kedua, pilih DB. argumen kedua $conn umumnya tidak perlu disebutkan
# lagi kecuali jika ada lebih dari satu koneksi yang anda lakukan
mysql_select_db($db, $conn) or
die(“Gagal memilih database $db: “.mysql_error());

# ketiga, lakukan query. nama variabel $res di sini singkatan dari
# “result” (tentu saja anda bebas memakai nama lain). argumen kedua
# $conn umumnya tidak perlu disebutkan lagi kecuali jika ada lebih
# dari satu koneksi yang aktif
$res = mysql_query(“SELECT * FROM orang”, $conn) or
die(“Gagal query: “.mysql_error($conn));

# keempat, ambil baris-baris hasil
$rows = array();
while ($row = mysql_fetch_assoc($res)) $rows[] = $row;

# terakhir, tampilkan (atau proses hasil, dsb)
echo “<table cellpadding=5 border=1>”;
echo “<tr bgcolor=#cccccc>
<th>ID</th>
<th>Nama depan</th>
<th>Nama belakang</th>
<th>Tanggal lahir</th>
</tr>”;

$i = 0;
foreach ($rows as $row) {
$bgcolor = $i++ % 2 ? “#f0f0f0” : “#ffffff”;
echo “<tr bgcolor=$bgcolor>
<td>$row[id]</td>
<td>$row[nama_depan]</td>
<td>$row[nama_belakang]</td>
<td>$row[tanggal_lahir]</td>
</tr>”;
}

echo “</table>”;
{/code}
sumber : milik kawan saya

Postgresql 90 and macport

several day i try to install postgresql on my macbook, i find in google some  tutorial i always fail whet i practice. then I tried to understand what was really needed when the installation process, and finally I managed to install postgrest90-server

okey lets me start.

Prerequisites

This guide assumes the following:

  • OS X Mountain Lion
  • The latest XCode
  • XCode Command Line Tools
  • The latest MacPorts

Installation

Make sure MacPorts is up to date, then install the postgresql90-server port:
{code}$ sudo port -v selfupdate
$ sudo port -v install postgresql90-server{/code}

Setup the Initial Database

Once the server has been installed, you will need to create the initial database:

{code}
$ sudo mkdir -p /opt/local/var/db/postgresql90/defaultdb
$ sudo chown postgres:postgres /opt/local/var/db/postgresql90/defaultdb
$sudo su postgres -c ‘/opt/local/lib/postgresql90/bin/initdb -D /opt/local/var/db/postgresql92/defaultdb’
{/code}

i thins installation was complete but.. lets continue

Starting the Server

Once the initial database has been created, you can start the server.

To run the server manually, execute the following command:

{code}$ sudo su postgres -c ‘/opt/local/lib/postgresql90/bin/postgres -D /opt/local/var/db/postgresql90/defaultdb'{/code}

If you want the server to automatically start at boot time, execute the following command:

{code}$ sudo launchctl load -w /Library/LaunchDaemons/org.macports.postgresql90-server.plist{/code}

Setup your PATH

The executable files for PostgreSQL are in a non-standard location, so you you’ll want to update your PATH to make things easier. Most likely, you’ll want to edit your ~/.bashrc or ~/.zshrc (or similar) profile, though you can set apply the changes for all users system-wide by editing /etc/profile.

Make sure you set the new path before /usr/bin to ensure that you are using the latest versions and not the default apple-supplied tools:
{code}export PATH=/opt/local/lib/postgresql90/bin:$PATH{/code}
You can verify this works by running which psql and you should see/opt/local/lib/postgresql90/bin/psql as the output.

Create a New User

You will be setup with a postgres user by default, but it is good practice to create a different user account.

To make things easy, create a new database user to match your OS X username:
{code}$ createuser –superuser <my username> -U postgres {/code}
You should now be able to create a new database:
{code}$ createdb my_app{/code}
Do please consider setting a password for your newly-created user 😉

reference : https://coderwall.com/p/xezzaa

installasi yang melelahkan

Dimanapus OS nya yang namanya installisasi memang melelahkan. installisasi sepertihalnya mengcustoms biar cocok dengan pengguna.

mungkin disaat ini pengguna akan sadar ternyata untuk memenuhi keinginannya sendiri sangat menyusahkan. jadi bisa untuk bahan instrospeksi untuk tidak memaksakan kehendak ke orang lain.

saat ini saya ngerasain installasi di MAC yang semua applikasinya ga punya, dan konon kabarnya semua applikasi ada di awan/internet jadi kita harus siapin bandwith yang lumayan gede untuk mengunduk semua applikasi itu.

installasi di mac tergolong simple kalo pakai range 0 – 10 installasinya dapat nilai 8. sayangnya apple belum punya repository lokal yang ada disuatu negara sesuai dengan pengguna, kan kalau begitu akan hemat bandwith.

saya sudah pernah merasakan installasi semua OS, mulai windows, linux server,linux desktop dan sekarang mac. windows ga usah diperdebatkan lagi ya, pasti semua kompak dengan kata susah. dan lama.

Linux untuk installasi jauh lebih enak dari windows dan mac, karena meskipun semua applikasi sudah berada di cloud tapi di linux sudah ada beberapa repository local dan repository komunitas yang saling melengkapi. dan untuk cara installasi tinggal menggunakan synaptix atau kalo pengen kelihatan keren pakai terminal (dalam hal ini membicarakan distro varian debian dan ubuntu)

{code type=”bash”}djiebrats$ sudo apt-get install namaApplikasi {/code}

Beralih ke MAC, memang masih newbie tapi sejauh inn dalam install applikasi juga lebih mudah. namun dibutuhkan jaringan/sambungan internet yang konstan dan speed yang tinggi. beberapa hari lalu saya menemukan cara install applikasi menggunakan terminal yaitu dengan macport.

sekian dulu dari saya, semoga bermanfaat untuk saya pribadi.